Translate
Minggu, 23 November 2014
2 (Dua) Puisi Fitrah Anugerah di Buku Sang Peneroka: Kado Ulang Tahun 60 Tahun Kurniawan Junaedhi
PUISI-PUISI 60 TAHUN KJ DI BUKU SANG PENEROKA
SANG PEMAIN
: 60 Tahun Mas Kurniawan Junaedi
Di atas hamparan persegi kita memegang kartu
pada banyak gambar. entah berarti apa?
namun nasib tak bisa dilukis meski mata kita
lukiskan ampas kopi yang telah kering
Kita adalah pemain di putaran waktu
bergelombang banting kartu. mungkin
gambargambar silaukan pandang mata
tapi pak polisi belum juga hadir.menyemprit
"Teruskan" katamu dan modalmu tak kan terselip
dalam lipatan celana. Bila begitu cabik pisau waktu
keluarkan isinya. Dan aku menanti waktu berbalik
menuju nol. Lalu raja+ratu akan turun dari atas balkon
titahkan 1000 prajurit bertepuk tangan
Bukankah kita ditakdirkan jadi pemenang
pada permainanan ini? setan dan malaikat pun
tak usik kemenangan ini. Bahkan raja+ratu rela
ditimpuk para prajurit yang mengendus. Dan kalah
adalah tangis bayi yang tak temukan puting susu
Bekasi, 2014
Fitrah Anugrah
RUMAH TUA
: Kurniawan Junaedi
Siapa penghuni rumah tua?
bukankah aku telah berdiam lama dan menunggumu keluar dari lubang silammu.
Hingga pantas sunyi dipasung di kaki-tanganku.
Siapa pemilik rumah tua?
bila kau memotong kelambu kesunyian lalu biarkan ku tersudut cahya di celah jendela.
aku terpojok di sudut dinding. Memandang dinding yang ternyata kusam.
aku lukis wajahmu hingga terkelupas lapisan cat. Tapi namamu tergores di bata tua.
Tetap saja kau menjadi repihan di senyap lantai
Tak terterka berapa umur rumah tua. Sedang kau menari, lompati waktu.
menitah angin menusuk mata tua - di kedalaman retina
aku memahat wajahmu terasa gurat meretak perlahan
dan enggan menuakan kata
Bekasi. 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar